Materi ini berisi tentang bagaimana kita
mencari/medapatkan sarang semut rangrang dan membuat/ mempersiapkan sarang
untuk tempat tinggal semut.
1.Mencari Sarang Semut Rangrang
Kita bisa mencari sarang semut rangrang dari alam,
yaitu kita mengambil dari pohon yang sudah ada sarang semut rangrang. Bisa
pohon milik kita sendiri, milik tetangga kita, milik teman dll. Intinya setelah
kita mengetahui ada sarang semut maka kita harus mempersiapkan alat-alat untuk
mengambil sarang semut dari pohon.
Alat yang
biasanya diperlukan antara lain:
1.Ember besar/ember untuk mencuci
2.Gunting taman/pisau/arit
3.Galah
4.Tangga
5.Tali
6.Tepung tapioca atau kanji
7.Sarung tangan
Prosesnya sebagai berikut; kita persiapkan dulu
alat-alat yang diperlukan. Ember kita lumuri sebelah dalamnya dengan tepung
tapiokaatau tepung kanji. Sarung tangan kita pakai, galah sebelah ujungnya kita
kasih pisau untuk memotong ranting yang ada di sekitar sarang. Tangga diperlukan
jika letaknya sarang tinggi. Tali kita ikatkan pada ranting dimana semut itu
membuat sarang, sehingga jika kita potong ranting/dahannya tidak langsung jatuh
ketanah. Sarang semut yang masih berada diatas pohon kita ambil dengan cara
memotong ranting/dahan dimana semut bersarang. Sarang kita tampung di dalam
ember yang sebelumnya sebelah dalamnya sudah kita lumuri dengan tepung
tapioca/kanji. Maksudnya supaya semut yang sudah masuk kedalam ember tidak bisa
keluar karena licin, sehinga kita bisa mengambil secara utuh sarang tersebut
beserta semut-semutnya. Satelah sarang kita tampung didalam ember, kemudian
sarang ini akan kita masukkan kedalam “rumah yang baru”. Proses ini ada jika
kita mencari dari alam, kalau sudah membeli dari peternak semut maka kita tak
perlu susah-susah menjalankan materi ini.
2.Membuat
Sarang
Setelah sarang kita ambil dari pohon dan
ditempatkan dalam ember, proses selanjutnya adalah menempatkan sarang kedalam
tempat yang baru dalam hal ini adalah bisa toples, paralon, bamboo,kaleng dan
lain- lain. Adapun peralatan yang dipakai adalah sebagi berikut :
1. Toples plastic baru/bekas atau yang sejenis
2. Cutter/pisau untuk membuat lobang di ujung
toples
3. Daun-daunan sebagai tempat adaptasi di
lingkungan yang baru
4. Kertas Koran/semen untuk menutup sebelah atas
toples, atau sekitar lobang
5. Lakban/selotip
6. Meja/rak
7. Air
Prosesnya kita awali dengan membuat lobang pada
toples yang akan kita gunakan untuk rumah semut yang baru. Lobang ini letaknya
bisa diatas/ujung toples, atau berada disebelah samping. Besar lobang adalag
berdiameter 2 cm berbentuk lingkaran. Kemudian kita buat juga tutup lobangnya
dari kertas Koran atau bahan-bahan lain. Gunanya agar setelah semut dimasukan
toples dan beradaptasi (biasanya 2 – 3 jam setelah dimasukkan) tutup ini kita
buka. Setelah lobang di toples kita buat, disekitar lobang kita beri semacam
penutup dari kertas Koran atau kertas semen, lalu di lakban/selotip agar awet.
Kemudian daun- daunanyang ada telur semutnya kita rontokkan telur-telur semut
tersebut bersama semut yang ada, lalu rontokan telur yang jatuh di ember kita
masukkan kedalam alas toples,lihat gambar.Kemudian tutup toples dengan tutup
yang sudah dibuat. Taruh ditempat teduh dan biarkan selama 2 – 3 jam agar semut
beradabtasi/menyesuaikan diri dengan tempat yang baru.
PERHATIAN :
Agar Semut tidak bisa pergi dari toples/kandang
baru maka usahakan agar lokasi sarang terisolasi dari dunia luar dengan cara
dibatasi air pada alas yang digunakan. Lihat gambar
Usahakan agar jarak meja dengan benda-benda lain
minimal 20 cm, karena semut bisa menyebrang ke tempat lain yang jaraknya kurang
dari itu.